Bed Lift Tempat Tidur Pasien
Dalam dunia medis modern, setiap detik sangat berharga—terutama saat menangani pasien kritis. Oleh karena itu, infrastruktur rumah sakit harus dirancang untuk mendukung mobilitas cepat, aman, dan efisien. Salah satu komponen vital dalam desain rumah sakit adalah hospital elevator atau bed lift—lift khusus yang dirancang untuk mengangkut pasien, tempat tidur rumah sakit (stretcher), peralatan medis besar, dan tenaga medis antar lantai tanpa hambatan.
Di Indonesia, kebutuhan akan sistem transportasi vertikal yang andal di fasilitas kesehatan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah rumah sakit, klinik premium, dan pusat perawatan jangka panjang. Lamda Elevator, sebagai penyedia solusi lift terkemuka di Indonesia, hadir dengan rangkaian hospital elevator dan bed lift yang dirancang khusus memenuhi standar medis internasional, menawarkan kombinasi keamanan, kenyamanan, efisiensi, dan keandalan operasional.
Apa Itu Hospital Elevator atau Bed Lift?
Hospital elevator, sering disebut juga bed lift atau stretcher lift, adalah jenis lift penumpang khusus yang dirancang untuk mengangkut pasien dalam posisi berbaring—baik di atas tempat tidur rumah sakit maupun stretcher darurat. Berbeda dengan passenger lift biasa, bed lift memiliki dimensi kabin yang jauh lebih luas, pintu yang lebih lebar, serta fitur keselamatan dan sanitasi tambahan.
Standar minimum kabin bed lift biasanya berukuran 1.400 mm x 2.400 mm atau lebih besar, memungkinkan tempat tidur standar (sekitar 900 mm x 2.000 mm) masuk dengan mudah bersama tenaga medis. Selain itu, bed lift dilengkapi dengan sistem kontrol akses terbatas, pencahayaan medis, dan opsi integrasi dengan sistem manajemen rumah sakit (Hospital Information System/HIS).
Mengapa Lift Rumah Sakit Sangat Penting?
- Mobilitas Pasien Lebih Cepat dan Efisien
Waktu adalah faktor penting dalam dunia medis. Pasien kritis perlu dipindahkan dengan cepat dari:
- IGD → ICU
- ICU → Ruang operasi
- Rawat inap → Radiologi
- Rawat inap → Laboratorium
Tanpa lift rumah sakit, proses pemindahan pasien akan lebih lambat dan melelahkan bagi tenaga medis.
- Menjamin Kenyamanan & Keselamatan Pasien
Pasien dalam kondisi lemah membutuhkan perjalanan yang:
- Stabil
- Tenang
- Tidak banyak guncangan
- Tidak terlalu lama
Hospital lift dirancang khusus untuk mengurangi getaran dan memberikan sensasi naik-turun yang lembut demi kenyamanan pasien.
- Transportasi Peralatan Medis Berat
Rumah sakit menggunakan banyak peralatan penting yang berukuran besar dan berat:
- CT-Scan mobile
- Tabung oksigen
- Mesin bedah
- Inkubator bayi
- Peralatan ICU
Hospital lift biasanya memiliki kapasitas 1000–1600 kg, sehingga mampu mengangkut peralatan besar tanpa risiko kerusakan.
- Kunci Keberhasilan Proses Evakuasi Darurat
Dalam situasi darurat, seperti:
- Kecelakaan massal
- Kebakaran lokal
- Keadaan gawat darurat medis
Lift rumah sakit berfungsi sebagai jalur transportasi penting untuk evakuasi pasien.
Lift umum tidak boleh digunakan untuk evakuasi, karena tidak didesain untuk kondisi darurat medis.
- Mendukung Operasional Tenaga Medis
Dokter, perawat, dan petugas medis lainnya membutuhkan:
- Perpindahan cepat antar lantai
- Akses langsung ke ruang tindakan
- Mobilitas aman saat membawa alat penting
Dengan hospital lift, tenaga medis dapat bekerja dengan lebih efisien dan mengurangi beban fisik yang mungkin mengganggu kinerja mereka.
- Spesifikasi Standar Lift Rumah Sakit
Lift rumah sakit tidak boleh sembarangan. Ada standar teknis yang wajib dipenuhi.
- Ukuran Kabin Umumnya:
- 1400 × 2400 mm (muat 1 brankar + tenaga medis)
- 1600 × 2400 mm (untuk ICU atau peralatan besar)
- Kapasitas
- Minimal 1000 kg
- Umum digunakan 1600 kg atau lebih
- Kecepatan Lift
- 1.0 m/s – 1.75 m/s
(lebih cepat dari lift penumpang untuk mempercepat perjalanan pasien)
- 1.0 m/s – 1.75 m/s
- Material Kabin
- Stainless Steel anti-bakteri
- Anti-gores
- Lantai anti-slip
- Sistem Pintu
- Lebar minimal 1.2–1.4 meter
- Sliding automatic door
- Sensor pintu 2D/3D untuk mendeteksi pasien & peralatan
