Faqs
lift-rumah-tinggal

Harga dipengaruhi oleh:

  • Jenis mesin (hidrolik, traksi gearless, pneumatic).
  • Jumlah lantai & kapasitas.
  • Desain kabin & finishing interior.
  • Fitur tambahan (IoT, panoramic glass, ARD).
    Kisaran di Indonesia: Rp350 juta – Rp1,5 miliar.
  • Lift harus menjalani maintenance rutin minimal 1 bulan sekali.
  • Periksa mesin, kontrol, pintu, dan perangkat pengaman.
  • Gunakan vendor resmi agar garansi tetap berlaku.

Ya, bisa. Solusinya:

  • Compact home lift tanpa pit dalam.
  • Panoramic lift dengan shaft baja/kaca tambahan di luar bangunan.
  • MRL lift yang hemat ruang.
  1. Sertifikasi Laik Operasi (SLO): Dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja atau instansi terkait setelah uji fungsi.
  2. Izin Mendirikan Bangunan (IMB): Jika lift termasuk dalam rencana awal bangunan.
  3. Persetujuan Dinas Pekerjaan Umum: Untuk kesesuaian struktur dan keselamatan.
  4. Dokumen Teknis: Gambar instalasi, perhitungan beban, sertifikat material, dan laporan uji coba.
    Tips: Gunakan vendor elevator bersertifikasi SNI dan AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik Mekanikal Indonesia) untuk mempermudah perizinan.

Jadwal perawatan standar:

  • Preventif Maintenance: 1–2 kali/bulan untuk lift komersial; 1 kali/2–3 bulan untuk home elevator.
  • Pemeriksaan Utama:
    • Sistem keselamatan (governor, safety gear, sensor pintu).
    • Kondisi kabel/tali baja dan mesin.
    • Kalibrasi kecepatan dan pengereman.
    • Fungsi darurat (intercom, lampu, battery backup).
      Catatan: Pilih vendor yang menawarkan kontrak perawatan terpadu dengan layanan darurat 24/7.

Prosedur standar keamanan:

  1. Tetap Tenang: Tekan tombol alarm/intercom di dalam kabin.
  2. Hubungi Darurat: Sistem otomatis terhubung ke pusat monitoring vendor atau nomor darurat yang terdaftar.
  3. Tunggu Bantuan: Jangan coba keluar sendiri. Teknisi bersertifikat akan tiba dalam 30–60 menit (sesuai SLA vendor).
  4. Evaluasi Penyebab: Setelah evakuasi, vendor akan investigasi dan perbaiki masalah.
 

Beberapa faktor penting meliputi:

  • Jenis bangunan (rumah tinggal, rumah sakit, perkantoran, mall).
  • Jumlah lantai dan kapasitas beban.
  • Ruang shaft dan pit yang tersedia.
  • Jenis mesin penggerak (gearless traction, hidrolik, atau pneumatic).
  • Anggaran dan biaya perawatan jangka panjang.

Ya, lift bisa dipasang di rumah, tetapi perlu mempertimbangkan:

  • Struktur bangunan (apakah mampu menopang shaft dan beban lift).
  • Ketersediaan ruang (untuk shaft, pit, dan overhead).
  • Jika rumah existing sempit, bisa dipilih compact home lift atau machine room-less (MRL) yang tidak memerlukan ruang mesin tambahan.

Kapasitas lift ditentukan berdasarkan:

  • Jumlah pengguna rata-rata per perjalanan.
  • Fungsi gedung (rumah, rumah sakit, hotel, perkantoran).
  • Untuk home elevator biasanya 2–5 orang (200–400 kg).
  • Untuk lift penumpang umum umumnya 630–1.600 kg.
  • Untuk bed elevator rumah sakit 1.000–2.000 kg.
  • Home elevator: 2–3 bulan (termasuk persiapan shaft).
  • Passenger lift gedung: 4–6 bulan.
  • Bed elevator rumah sakit: 6–8 bulan.
    Waktu bisa berbeda tergantung kondisi bangunan, ketersediaan perangkat, dan custom desain.
  • Hidrolik: stabil, cocok untuk rumah 2–3 lantai, tapi boros energi.
  • Traksi (gearless): hemat energi, gerakan halus, cocok untuk 3–5 lantai.
  • Pneumatic (vacuum): tidak butuh pit atau ruang mesin, desain futuristik, tapi kapasitas terbatas.
  • Lift konvensional: membutuhkan ruang mesin di atas shaft.
  • MRL (Machine Room-Less): tidak butuh ruang mesin, lebih hemat tempat → cocok untuk rumah atau bangunan kecil.

Lift modern dilengkapi dengan:

  • Overspeed governor (mencegah kabin melaju terlalu cepat).
  • Door interlock & sensor infrared (mencegah pintu terbuka saat tidak sejajar).
  • Automatic Rescue Device (ARD) (turun otomatis ke lantai terdekat saat listrik padam).
  • Emergency alarm & intercom.
  • Buffer & safety gear.
  • Rata-rata home elevator menggunakan 1,5–3 kW.
  • Ada model hemat energi dengan 220V 1-phase, cocok untuk rumah.
  • Konsumsi listrik bisa ditekan dengan gearless machine + regenerative drive.

Ya, lift rumah dapat dioperasikan dengan sistem hybrid PLN + solar cell.

  • Panel surya menghasilkan listrik → disimpan di baterai → dipakai untuk lift.
  • Hemat biaya listrik dan ramah lingkungan.
home-lift-glass-02